Sabtu, 30 Juli 2016
Journey
Jumat, 29 Juli 2016
T untuk Teman
Awalnya aku ingin mengerjaimu. Menelponmu dengan nomor tak dikenal. Tapi gagal.
Bahkan setelah sekian lama kamu masih hafal betul suaraku. (Ah suaraku memang merdu gimana gitu ya, wkwk skip it 😆)
Jarak dan waktu tak bisa mengurangi keakraban, yang ada hanyalah mengecilkan ego untuk menyapa. Untuk seluruh waktu yang hilang dalam jarak. Untuk semua bahan diskusi yang belum dibahas, untuk segala kangen yang tertunda.
Terima kasih telah menjadi teman. Terutama, teman yang tak hanya menyenangkan 😄
Terima kasih untuk sapaan yang hangat, masih sama seperti dulu.
Jumat, 01 Juli 2016
Orang Baik
Rabu, 29 Juni 2016
Complication
whether it's love or hatred
Rabu, 22 Juni 2016
Hati-hati
"Hati, kali ini mau kemana kau?"
"Aku mau jalan-jalan. Lagi penat."
"Ingat terakhir kali jalan-jalan? Kau malah penat jadinya. Mana sembab pula muka kau."
"Ah itu. Aku tahu kemana harus pergi sekarang. Tenang saja."
"Kali ini mau kemana?"
"Aku akan pulang ke Sang pemilik segalanya. Pasti Dia juga yang punya hatiku, kan."
"Sekarang kamu mengerti?"
"Aku sedikit mengerti."
"Syukurlah. Hati-hati ya. Semoga perjalananmu menyenangkan! Sampai bertemu dengan cintamu, hati."
Kamis, 16 Juni 2016
Review; The Rossetti Letter
"Aku tidak mengerti kenapa."
"Kenapa apa?"
"Kenapa para laki-laki menyukaimu."
"Apa maksudmu?"
"Para laki-laki menyukaimu. Mereka memandangmu, mereka tersenyum padamu, mereka menggodamu."
Kecuali Giancarlo, Claire tidak melihat ada yang menggodanya, dan memang begitu.
Gwen menghitung dengan jarinya. "Laki-laki di perahu, di hotel, dan yang ini, John apa. Aku tidak mengerti. Kau bukan tipe penggoda yang nakal atau semacamnya."
"Terima kasih banyak."
"Aku bukan bermaksud itu dalam arti jelek."
"Apakah ada arti bagus?"
"Maksudku, kau cantik, tetapi bukan cantik yang mencolok."
"Mungkin laki-laki memang suka yang tidak mencolok. Pendekatan yang halus bisa efektif juga."
"Masalahnya kau tidak pakai make up, dan kelihatannya semua yang kau pakai berasal dari LL. Bean. Membosankan."
Claire menahan diri untuk memberitahu Gwen bahwa hampir semua pakaian yang dimilikinya berasal dari katalog L.L. Bean. Katalog obral.
"Jadi, apa semua laki-laki menyukaimu?" tanya Gwen.
Claire teringat Michael. "Tidak."
Awalnya kukira novel tentang sejarah akan sangat membosankan. Tapi di tangan yang handal, sejarah bisa jadi plot yang menyenangkan. Apalagi diselipi kejadian masa kini; Jadi di dalam novel ini akan menceritakan kehidupan Alessandra Rossetti di tahun 1618 awal dan masa kini yaitu penelitian Claire Donovan tentang Konspirasi Spanyol 1618-Surat Alessandra Rosseti. Judul disertasinya akan dibahas oleh Andrea Kent, Seorang profesor Cambridge tersohor di Konferensi Sejarawan universitas Venesia. Jika Claire tidak pergi ke Venesia, maka tamat sudah disertasi yang telah dikerjakannya selama bertahun-tahun.
Kutipan percakapan antara Claire (Kandidat phd Columbia University, 32) dan Gwen (Siswa Forsythe high school, 14 tahun) dari Novel the Rossetti letter halaman 147. Dua perempuan ini awalnya melakukan perjalanan ke Venesia dengan saling terpaksa; Claire membutuhkan suntikan dana dari Ayah Gwen untuk mengikuti konferensi Sejarawan di Venesia untuk menyelamatkan disertasinya. Sedangkan Gwen butuh pendamping selama 2 minggu di Venesia. Namun setibanya di Venesia, ke kebetulan-kebetulan yang mengejutkan menyambut mereka.
Buku : Novel
Judul : The Rossetti Letter
Penulis: Christi Phillips
Jumlah halaman : 523 halaman
Genre : Sejarah, Traveling, Romansa
Wait my another review next chapter :)





